Ikuti Present Campaign HIS Winter Tour Blogging Competition

Rabu, 30 Maret 2016

Gas Meter


PENGERTIAN
Gas meter adalah meteran gas khusus, digunakan untuk mengukur volume bahan bakar gas seperti gas alam dan propana.
Gas lebih sulit diukur daripada cairan, karena volume diukur sangat dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Gas meter mengukur volume yang ditetapkan, terlepas dari kuantitas bertekanan atau kualitas gas yang mengalir melalui meter. Suhu, tekanan dan pemanasan nilai kompensasi harus dibuat untuk mengukur jumlah aktual dan nilai gas bergerak melalui meter.Beberapa desain yang berbeda dari meter gas umum digunakan, tergantung pada laju aliran volumetrik gas yang akan diukur, kisaran arus diantisipasi, jenis gas yang diukur dan faktor lainnya.

KEGUNAAN
Gas meter digunakan di perumahan, komersial, dan industri bangunan yang mengkonsumsi bahan bakar gas yang dipasok oleh utilitas gas.


JENIS - JENIS
1) Diaphragm/bellows meters
Adalah jenis yang paling umum dari meteran gas, dapat dijumpai di hampir semua perumahan dan instalasi komersial . Dengan aliran gas langsung oleh katup internal, di ruang itu bergantian mengisi dan mengeluarkan gas, menghasilkan aliran yang kontinu/ terus menerus melalui meteran. Terjadi gerakan berputar dari poros engkol yang berfungsi sebagai elemen aliran utama. Poros ini dapat mendorong mekanisme kontra odometer atau dapat menghasilkan pulsa elektrik.

 2) Rotary meters
Rotary meter adalah mesin instrumen yang memiliki tingkat presisi yang tinggi, mampu menangani volume dan tekanan yang lebih tinggi daripada diafragma meter. Rotary meter berbentuk lobus seperti angka “8”, rotor (juga dikenal sebagai impeller atau piston), berputar di penyelarasan yang tepat. Dengan setiap gilirannya, memindahkan jumlah tertentu dari gas melalui meteran. Gerakan rotasi poros engkol berfungsi sebagai elemen aliran utama dan dapat menghasilkan pulsa listrik atau mungkin mendorong counter odometer.
3) Turbine meters
Turbin  gas meter berguna untuk menyimpulkan volume gas dengan menentukan kecepatan gas bergerak melalui meteran. Karena volume gas disimpulkan oleh aliran, maka yang terpenting mengkondisikan aliran yang baik. 
4) Orifice meters
Terdiri dari pipa panjang lurus dimana didalamnya terdapat lubang yang dapat menciptakan penurunan tekanan, sehingga mempengaruhi aliran. Orifice meter adalah jenis diferensial meter, menyimpulkan laju aliran gas dengan mengukur perbedaan tekanan di gangguan aliran yang sengaja dirancang dan dipasang. 

5) Ultrasonic flow meters
Ultrasonik aliran meter lebih kompleks daripada murni mekanis meter, karena mereka memerlukan kemampuan pemprosesan sinyal dan perhitungan yang signifikan. Ultrasonik meter mengukur kecepatan gerakan gas dengan mengukur kecepatan di mana suara yang melewati di media gas dalam pipa. 
6) Coriolis meters
Coriolis meter biasanya terdiri dari satu atau lebih pipa dengan bagian longitudinal atau aksial pengungsi untuk bergetar pada frekuensi resonansi. Coriolis meter digunakan dengan cairan dan gas. Hal ini memungkinkan meter untuk mengukur kepadatan mengalir dari gas secara real time. 

Sumber:
www.wikipedia.com
www.google.com